Saturday, 23 March 2013

Makalah Ilmu Kesehatan Anak Kemasukan Benda Asing Pada Anak



Makalah Ilmu Kesehatan Anak
Kemasukan Benda Asing Pada Anak


A.   Definisi
Kemasukan benda asing adalah keadaan darurat dimana bagian tubuh seperti mata, hidung, telinga dan mulut secara tidak sengaja (tidak diinginkan) atau disengaja kemasukan benda asing yang dapat mengganggu sistem vital tubuh siapa saja dan kapan saja yang dapat menyebabkan kematian karena kurangnya pengetahuan pertolongan pertama.

B.   Penyebab
Penyebab dari kemasukan benda asing adalah sebagai berikut:
1.   Karena seseorang yang kurang hati-hati
2.   Keingintahuan pada anak-anak
3.   Kurangnya pengawasan dari orang tua
4.   Kurangnya pengetahuan tentang baik atau buruknya sebuah benda bagi tubuh
5.   Tersedak makanan atau yang lainnya

C.   Komplikasi
Kemasukan benda asing itu dapat menyebabkan komplikasi diantaranya adalah sebagai berikut:
1.   Pada Mata
a.    Terganggunya fungsi pengelihatan pada mata
b.    Infeksi mata
c.    Radang mata
d.    Kebutaan
2.   Pada Hidung
a.    Terganggunya fungsi penciuman dan atau pernapasan
b.    Sesak nafas
c.    Infeksi pada hidung
3.   Pada Telinga
a.    Terganggunya fungsi pendengaran
b.    Infeksi pada telinga
c.    Tuli
4.   Pada Mulut
a.    Sesak nafas
b.    Teranggunya fungsi organ pencernaan
c.    Infeksi pada tenggorokan
Komlikasi yang terberat dari kemasukan benda asing adalah kematian.

D.   Penatalaksanaan
1.   Benda Masuk Ke Mata
Benda asing yang masuk mata biasanya kecil dan ringan. Istilah umumnya adalah “kelilipan”. Kelilipan yang ringan dapat dibersihkan dengan jalan mencuci (mengguyur) mata dengan air bersih. Lebih baik lagi bila menggunakan air masak. Kelilipan yang tidak terguyur dibersihkan dengan kapas yang dibasahi dengan air bersih terlebih dahulu. Kelilipan yang tajam harus diambil dengan hati-hati sebab apabila tergeser dapat melukai mata.
Kelilipan larutan kapur tembak ( contoh lainnya kapur tohor ) harus ditangani seperti ketika mata terkena basa keras, yaitu seluruh muka dan mata dibasuh dengan larutan cuka encer dengan perbandingan satu bagian cuka dicampur dengan satu bagian air. Atau bisa juga dengan air biasa. Guyuran dilakukan secara terus menerus selama tiga puluh sampai empat puluh lima menit dan harus mengenai bagian yang terlindung oleh kelopak mata. Selama diguyur penderita harus menggerak-gerakkan bola matanya.
2.   Benda Masuk Ke Hidung
Anak-anak kadang memasukkan biji-bijian atau manik-manik ke dalam lubang hidungnya. Untuk mengambilnya sebaiknya diserahkan kepada dokter. Jikalau ingin mencoba mengambilnya sendiri, pergunakan sebatang kawat berujung tumpul yang dibengkokkan seperti kail. Masukkan kail tersebut dengan sangat hati-hati menyusup di samping benda yang masuk tadi. Setelah melampauinya tariklah benda asing tadi perlahan-lahan.
Apabila benda tersebut belum begitu masuk ke dalam, bisa dicoba dengan cara memerintah anak mengeluarkannya seperti ketika mengeluarkan lendir dari hidung dengan memencet bagian hidung yang tidak kemasukan benda tersebut.
3.   Benda Masuk Ke Telinga
Sekali waktu mungkin bayi anda menangis tanpa sebab. Jika anda menjumpai hal demikian, periksalah telinga bayi dengan bantuan lampu senter. Kemungkinan ada serangga yang masuk dan menggigit. Kadang ada juga anak yang langsung menunjuk telinganya memberi isyarat bahwa ada sesuatu yang masuk ke telinganya.
Serangga yang masuk ke telinga dapat dibunuh dengan meneteskan baby oil ataupun minyak zaitun ke dalam liang telinga yang kemasukan serangga. Apabila belum berhasil bisa dicoba meneteskan alkohol 70%. Jika tidak ada bahan-bahan yang tadi, bisa dicoba dengan meneteskan obat tetes telinga beberapa kali.
Alkohol yang diteteskan ke telinga lebih cepat membunuh serangga. Terutama serangga-serangga yang agak besar. Namun dalam penggunaannya kita harus tetap hati-hati. Usahakan agar alkohol tidak masuk ke kerongkongan dengan cara memiringkan kepala ke arah telinga yang tidak terkena beberapa saat setelah ditetesi.
Jika benda asing yang masuk ke telinga berupa biji-bijian basah yang mudah mengambang, jangan sekali kali anda mencoba mengeluarkannya dengan memasukkan cairan (misalnya air, minyak, obat tetes telinga ataupun alkohol) ke dalam telinga. Sebaiknya diambil dengan korek kuping secara hati-hati. Bila belum berhasil bawalah ke dokter.
Namun pada umumnya, benda kecil yang masuk ke telinga dapat kita keluarkan dengan jalan memiringkan kepala ke arah telinga yang termasuki benda tersebut. Kemudian tepukkan tangan beberapa kali di kepala sebelah atau dekat telinga yang satu lagi.
4.   Benda Masuk Ke Tenggorokan
Makanan bahkan gigi yang lepas bisa menyangkut di tenggorokan. Dengan menggunakan jari, rabalah tenggorokkan penderita. Usahakan untuk mengeluarkan benda tersebut. Pada anak kecil, lindungilah jari-jari anda dari gigitannya. Bila benda masuk ke dalam saluran nafas, dudukkan penderita di kursi. Tundukkan kepala penderita, lalu tepuk tengkuknya dengan keras. Jika kasus ini terjadi pada anak kecil, angkat kakinya dan dijungkirkan. Kemudian tepuk punggungnya keras-keras. Benda yang menyangkut tadi biasanya dapat terlempar keluar dengan cara ini. Jika belum berhasil, cobalah menelungkupkan penderita. Lalu rogohlah tenggorokkannya dengan jari kemudian cungkil benda asing yang menyangkut tadi supaya keluar. Caranya ialah dengan memasukkan jari anda menyusuri gigi dan terus ke dinding belakang tenggorokan. Setelah benda yang menyumbat dapat diraba, cungkillah ke arah mulut. Cara lain ialah dengan mencoba mendesak benda tersebut dengan tekanan udara yang didorongkan dari ronga perut sebagai berikut:
a.   Untuk Anak-anak Usia 2 Tahun Ke Atas
1)  Peluklah korban dari belakang dan lingkarkan tangan anda ke perut tepat di bawah tulang iga terakhir.
2)  Bengkokkan punggung korban ke depan dengan posisi kepala agak menggantung.
3)  Kepalkan salah satu tangan anda tepat di bawah tulang dada korban, kemudian letakkan telapak tangan anda yang satunya lagi di atas kepalan tadi.
4)  Tekan dan dorong perut korban kuat-kuat dan menyentak dengan sudut empat puluh lima derajat ke atas ke arah letak jantung.
5)  Jangan menekan tulang iganya.
6)  Jangan menekan dengan lengan anda tetapi pergunakan kepala tangan dengan hentakkan yang cepat dan kuat.
b.   Untuk Anak Kecil Atau Bayi
1)  Telentangkan korban dan letakkan pangkal telapak tangan anda ditentang sekat rongga badannya ( lihat petunjuk di atas)
2)  Tekan secara kuat dan tujukan ke arah jantung dengan sudut empat puluh lima derajat ke atas rongga dada.
3)  Jika anda sendiri yang menjadi korban sementara tidak ada orang yang membantu anda, lakukanlah penekanan dengan kepalan tangan anda sendiri seperti petunjuk di atas. Bila pada kondisi-kondisi di atas wajah penderita mulai membiru, usahakan memberikan pernafasan buatan dari mulut penolong ke mulut penderita, dan siapkan penderita untuk segera dibawa ke tempat pelayanan kesehatan terdekat.
5.   Benda Yang Tertelan
Benda yang tertelan biasanya yang berbentuk bulat. Kemungkinan bahaya yang ditimbulkan relatif kecil, karena benda tersebut akan keluar lagi bersama kotoran. Apabila timbul gejala semisal perut mulas atau sakit serta gejala lainnya di luar kebiasaan normal, segeralah berkonsultasi dengan tenaga medis terdekat.
Jika benda yang tertelan termasuk benda tajam, jangan mencoba mengeluarkannya dengan obat pencahar (laxative /obat urus-urus). Sebab akan sangat membahayakan usus. Sebaiknya penderita diberi makanan padat seperti kentang, singkong, pisang atau roti.
6.   Benda Masuk Ke Kulit
Untuk mengeluarkan jarum, duri, peluru atau serpihan kayu dan benda lain yang masuk ke dalam kulit sebaiknya diserahkan ke tenaga medis. Namun tidak menutup kemungkinan kita bisa mencabut sendiri apabila benda masih tampak di permukaan kulit. Untuk mengeluarkannya kita membutuhkan alat rumah tangga seperti gunting, pisau tajam, peniti atau jarum. Dengan catatan benda-benda tersebut harus disterilkan terlebih dahulu dengan cara membakarnya langsung atau dengan merebusnya sampai mendidih selama kurang lebih lima sampai sepuluh menit.
Jika benda masuk ke dalam telapak kaki, segera atasi dengan cara mengistirahatkan kaki tersebut. Gerakan kaki dapat mengubah letak benda makin masuk ke dalam.
Adapun jika benda yang masuk ke dalam kulit adalah kail, maka jangan sekali-kali anda menariknya kembali. Akan tetapi doronglah mata kail tersebut hingga muncul keluar. Kemudian potonglah mata kail tersebut sehingga dapat ditarik ke luar dengan mudah.


DAFTAR PUSTAKA
Hidayat, A. Aziz Alimul. 2008.pengantar ilmu kesehatan anak untuk pendidikan kebidanan.Surabaya : Salemba Medika