Sunday, 17 March 2013

Defibrillator

BAB I
PENDAHULUAN
A.    LatarBelakang
Defibrillator adalahpirantielektronik yang mengalirkansinyallistrikkejut (pulsa) keototjantunguntukmempertahankandepolarisasimyocardial yang sedangmengalamifibrillasikardiak (ventricular fibrillation atau atrial fibrillation).Fibrillasikardiak (cardiac fibrillation) adalahsuatukeadaan di manasel-selmyocardialberkontraksisecaraasinkron (tidaksinkron).Ketikafibrillasiiniterjadipadaventrikel, halinimenyebabkan cardiac output (CO) alairandarahturunsecaradrastisdandapatmengakibatkankematiandalambeberapamenitkemudian.Padafirbrillasi atrial CO menuruntetapitidakterlalu fatal.
Defibrillator inimenggunakanaruslistrik 5 sampai 6 Ampere, denganfrekuensi 60 Hz yang dipasangkan di dada pasienselama 250 sampai 1000 ms. Tingkat keberhasilan defibrillator ac iniagakrendah, sehinggatakdapatmenanganifibrillasi atrial secarabaik. Bahkandalamkenyataan, padasaatmencobamengatasifibrillasi atrial dengan defibrillator ac seringkalimalahmenghasilkanfibrillasiventrikel yang merupakanaritmia yang lebihserius.

B.    Tujuan
a.    Umum
Supayamahasiswamengertidantahubagaimanacaramenggunakansertamengetahuiasalusul defibrillator.
b.    Khusus
Untukmengetahuifungsi defibrillator berkaitandengankondisijantungpasien.








BAB II
KONSEP DASAR

A.    PENGERTIAN
Defibrillator adalahpirantielektronik yang mengalirkansinyallistrikkejut (pulsa) keototjantunguntukmempertahankandepolarisasimyocardial yang sedangmengalamifibrillasikardiak (ventricular fibrillation atau atrial fibrillation).Fibrillasikardiak (cardiac fibrillation) adalahsuatukeadaan di manasel-selmyocardialberkontraksisecaraasinkron (tidaksinkron).Ketikafibrillasiiniterjadipadaventrikel, halinimenyebabkan cardiac output (CO) alairandarahturunsecaradrastisdandapatmengakibatkankematiandalambeberapamenitkemudian.Padafirbrillasi atrial CO menuruntetapitidakterlalu fatal.
Defibrillator dikelompokkandalamduajenis: Defibrillator ac (alternating current) dan Defibrillator dc (direct current). Defibrillator ac merupakan defibrillator pertama yang dikenalsejaksebelumtahun 1960. Defibrillator inimenggunakanaruslistrik 5 sampai 6 Ampere, denganfrekuensi 60 Hz yang dipasangkan di dada pasienselama 250 sampai 1000 ms. Tingkat keberhasilan defibrillator ac iniagakrendah, sehinggatakdapatmenanganifibrillasi atrial secarabaik. Bahkandalamkenyataan, padasaatmencobamengatasifibrillasi atrial dengan defibrillator ac seringkalimalahmenghasilkanfibrillasiventrikel yang merupakanaritmia yang lebihserius.Defibrillator dc inimenyimpanmuatanlistrik dc danselanjutnyadiberikanpadapasien.Perbedaanutama (prinsipil) antara defibrillator dc dengan defibrillator ac adalahbentuk-gelombangdanmuatanlistrik yang diberikanpadapasien.Bentukgelombang yang lazimadalahbentukLown, monopulse, delay-line dan trapezoidal.
Padatahun 1933, Dr Albert Hyman, spesialisjantung di RumahSakit Beth Davis kota New York dan C. Henry Hyman, seoranginsinyurlistrik, mencarialternatifuntukmenyuntikkanobatkuatlangsungkejantung, datangdengansebuahpenemuan yang digunakansebuahlistrikkejutan di tempatnarkobasuntikan. PenemuaninidisebutOtor Hymanmanajarumberonggadigunakanuntukmelewatisebuahkabelterisolasikedaerahjantunguntukmemberikankejutanlistrik.Jarumberonggabajamenjadisalahsatuujungrangkaiandankabelterisolasiujung yang lain. ApakahOtor Hymansuksestidakdiketahui.
Penggunaanpertamapadamanusiaadalahpadatahun 1947 oleh Claude Beck,profesorbedah di Case Western Reserve University . Teori Beck adalahbahwafibrilasiventrikelseringterjadi di hati yang fundamental sehat, danbahwaharusadacaramenyelamatkanmereka. Beck pertama kali menggunakanteknikberhasilpadaseoranganakberusia 14 tahun yang sedangdioperasikarenacacatbawaan dada.Dada anakitupembedahanterbuka, danpijatjantungpanduandilakukanselama 45 menitsampaikedatangandefibrilator. Beck digunakandayung internal padakeduasisijantung, bersamadenganprokainamid , sebuahantiarrhythmicobat, danmencapaikembaliirama sinus yang normal .

B.    PRINSIP DEFIBRILLATOR
Kejutanmemberikanenergidalamjumlahbanyakdalamwaktu yang sangatsingkat (beberapadetik) melalui pedal positifdan negative yang ditekankan pas dinding dada ataumelaluiadhesive pads yang ditempelkanpada sensing dada pasien. Aruslistrik yang mengalirsangatsingkatinibukanmerupakanloncatanawalbagijantunguntukberdetak, tetapimekanismenyaadalahaliranlistrik yang sangatsingkatiniakanmendepolarisasisemuamiokard, menyebabkanberhentinyaaktivitaslistrikjantungataubiasadisebutasistole.Beberapasaatsetelahberhentinyaaktivitaslistrikini, sel-selpace makerakanberrepolarisasisecaraspontandanmemungkinkanjantunguntukpulihkembali. Siklusdepolarisasisecaraspontandanrepolarisasisel-selpacemaker yang regulerinimemungkinkanjantunguntukmengkoordinasimiokarduntukmemulaiaktivitaskontraksikembali.


C.    PENATALAKSANAAN KARDIOVERSI
1.     Letakkanpasienterlentang di ataslempengresusitasijantungdalamposisisupine.
2.     Pasangelektroda monitor EKG pada dada pasien.
3.     Nyalakantombolkardioversidansinkronisasi.
4.     Singkirkanoksigenatauperalatanataubahan yang mudahterbakar.
5.     Berikanobat sedative perlahan, pantaufrekuensijantung, respirasidantekanandarah.
6.     Berikan jelly pada pedal elektrodakardioversi, bantalankasalarutangaramtidakdipakaikarenamenyebabkanlengkunganarus.
7.     Tipekardioverteranteroapikal, elektrodapertamadiletakkan di bawahklavikulakanantepat lateral sternum danelektrodakeduadiletakkan di bawah putting susu anterior aksilaris.
8.     Pilihtingkatanenergi 100 joule.
9.     Pastikantidakadakontak operator, orang lain danpasienterhadapbahankonduktor(logam, air, ventrikulator).
10. Berikanrenjatanlistrikbilasedasipasienmemadaidengantekananmantap 11,25 kg pada pedal elktroda.
11. Periksanadipasien, EKG, danjalannapassegerasetelahrenjatanlistrikkardioversi. Reaksikardiovaskulersetelahrenjatanlistriktampak vagal denganbradikardiadisusultakikardia 30 detikreaksisimpatis.
Aritmiaventrikelataukelainangelombang ST dapatmenunjukkankerusakanmiokardakibatrenjatanatauinteraksiobatdengarenjatanlistrik.
12. Bilarenjatangagal, tingkatkandosisenergisecarabertahap 100, 200, 300, 360 joules sampaiaritmiadikonversiatausampai 360mjoules gagal,
Biarkan 2 menit di antararenjatanlistrikuntuksupraventrikulartakikardia, karenalambatberkonversi.


D.    PEMANFAATAN
1.    Dapatmengurangiefekperusakanpadajantungkarenatidakmenimbulkanfibrillasiventrikelsepertipadapulsa ac.
2.    Dapatmengurangiefekconvulsivepadaototrangka (skeletal muscle).
3.    Dapatdigunakandalampengubanganaritmia supraventricular (atrial) denganbaik
4.    untukmembantuparamedisdibagianperawatanjantunguntukmengatasikelainanpadajantung (cardioarrytmia). Padapasien yang mengalamikegagalanjantungsepertiinidisebutfibrilasiventikulerdankeadaanpasienakanbertambahparahdalambeberapamenitapabilakeadaaninitidakdiperbaiki, unutkmengembalikandenyutanjantung agar dapatbekerjasebagaimanamestinya,

E.    INDIKASI
1.    VentrikelTakikardi
2.    SupraVentrikelTakikardi
3.    AtrialFlutter
4.    Atrial Fibrilasi




BAB III
PENUTUP

A.    KESIMPULAN
Defibrillatoradalahalat yang digunakanolehparamedisdibagianperawatanjantunguntukmengatasikelaiananjantung (cardioarrhythymia), Padapengisianmuatan capacitor tergantungdaribesartegangan yang mengisipadapengisianmuatan capacitor selainjugatergantungpadawaktupengisian.Namunpada defibrillator karenategangan yang dihasilkankonstan, jadibesarmuatantergantungpadawaktupengisian, Untukmengkalibrasi yang presisisebaiknyadigunakandefianalyzeryang bergunauntukmengetahuiakan meter muatan defibrillator denganpenunjukkan meter.
Penerapan defibrillator dalamduniakesehatanutamanyaadalahdalammembatupasien yang terkenaseranganfibrillasikardiak.Desain defibrillator yang lebihmutakhirlebihdisesuaikandenganjeniselektroda yang digunakan, pengembangansistemkontrol yang lebihandaldanpenggunaanenergilistrik yang lebihhemat, sertakeamanandankenyamananpasien yang tinggi.

B.    SARAN
Defibrillator merupakansalahsatuperalatanyang tergolongteknologicanggih, dalampengoperasiannya pun harusmemakaiprosedur yang telahada.Makadariitukitasebagai operator hendaklahmengutamakankeamanandalampengoperasiannya.


DAFTAR PUSTAKA

Gabriel, J.F. (1996). FisikaKedokteran. Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta.
http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=defibrillator=77788900”
http://www3.interscience.wiley.com/journal/118913850/abstract?CRETRY=1&SRETRY=0